Hai apa kabar?? ? ,
duhh masih sesak rasanya,tapi barangkali menulis semuanya bisa membuat sedikit lega..
Senja kali ini berbeda,
Semesta seringkali mengirim surat lewat mega nya,
Yang terkadang aku kesulitan untuk membacanya..
Waktu itu pernah aku meminta awannya untuk tetap ada dan tak hilang bersama angin kencang.
Tapi tiba pukul 4 sore,
Sial aku terkecoh!!!
Kau tau semesta menggantikan nya dengan awan kekuningan,
Indah bukan??
Tapi sayangnya kisah ku terlalu pelik untuk ku peluk bersama senja sore ini.
Disini lah titik terendah ku, merasa kehilangan, merasa gagap dalam berkata kata.
Gagal dalam cinta,
Bahkan perihal lukanya saja aku sudah terbiasa.
Ada yang belum usai..
Selama ini, ada konsepsi bahwa luka batin akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Bahwa trauma kita akan hilang. Bahwa kita akan baik-baik saja. Tapi, itu semua keliru.
Bagaimana jika semakin parah???
Bagaimana jika aku kembali??
Butuh cukup waktu untuk sembuh.
Terkadang aku juga berfikir dibandingkan kepergianmu senja jauh lebih paham cara berpamitan.
Sebaiknya tanamkan dalam diri bahwa dia bukan yang selama ini kau cari. Buat apa? Mengingat orang yang sudah bahagia,sedang diri sendiri sibuk dengan rasa luka.
Wes a gk jelas blog e, enggak jelas wess!!!
Dan untukmu, selamat atas apa yang kau tinggalkan.Ini adalah proses pendewasaan, yah namanya juga kehidupan ye kan..??
# Takkan kau temukan aku di manusia lain๐

Tidak ada komentar:
Posting Komentar