Kamis, 01 September 2022

Dialog Malam




Pada langit gelap,

Tenang yang lama kurindukan,

Sepi mamring, sunyi seperti biasanya.

Tuhan menciptakan malam begitu indah

Gemerlap bintang tak kala menjamu mata,dibanding lampu-lampu jalanan kota.


Melepas penat,bisingnya,

Riuhnya tawa mereka,menghilang lenyap sudah...

seakan menemani sekeping hati yang sunyi.

Dan tangisan ini menghidupkan semula setiap rasa yang telah mati.


Rasanya sudah tidak sesakit dulu,

Semua nya baik-baik saja,meski terkadang malam juga menyiksa,sesak rasanya,padahal hanya sekedar istirahat.

Malam yang perlahan mengintip,

Terasa begitu panjang waktu berlalu

Hingga layu harapanku,

Menanti bayangmu memeluk rindu

sakitnya - kau bukan milikku

Sudah malam,

mari larut dalam pejam,

kamu mungkin akan terus diam

sementara aku mencintai terlalu dalam.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nagara caffe2026

  Hay.. ... 2026 !  Halloo semuaa,  Ini lembar kedua 2026 ini terasa menyenangkan. Cukup membuat tersenyum, tertawa, dan bahagia.  Baru saja...